This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Friday, 6 December 2013

10 Tips Jitu Menjadi Blogger Tamu

Kesepuluh tips ini merupakan tips-tips yang saya gunakan saat menjadi blogger tamu di Blogguebo.
1. Ada Keinginan
Hal pertama yang dilakukan adalah Anda harus memiliki keinginan untuk menjadi blogger tamu. Keinginan ini akan muncul bila Anda memahami keuntungan menjadi blogger tamu.
Seberapa besar keinginan Anda menjadi blogger tamu? Bila hati Anda bergetar ingin menjadi blogger tamu, berarti keinginan Anda tersebut besar.

2. Percaya Diri
Banyak blogger yang tidak percaya diri menjadi blogger tamu. Hal ini saya amati dari beberapa komentar yang muncul di Blogguebo saat blog tersebut memposting kesempatan menjadi blogger tamu.

3. Baca dengan Seksama Persyaratan yang diberikan oleh Pemilik Blog
Agar tidak menyalahinya, baca minimal dua kali persayaratannya. Biasanya persayaratannya seperti ini: tulisan original, bukan copy paste, tidak sedang dikirimkan ke blog lain, dan belum pernah dipublikasikan (baik di blog sendiri atau blog milik blogger lain).

4. Amati Blog yang Bersangkutan
Luangkan waktu Anda untuk mengamati hal-hal berikut ini:
- Apa topik blog tersebut
- Apa saja jenis postingan yang ada
- Apa saja kategorinya
- Apa saja postingan terpopulernya
- Bagaimana gaya penulisannya

5. Tentukan Topik Tulisan Anda
Hal termudah menentukan topik adalah dengan melihat topik postingan apa saja yang belum ada di blog tersebut. Saya waktu itu melihat bahwa topik mengenai ciri nama domain belum ada di Blogguebo, makanya saya mengambil topik postingan tersebut.

6. Lakukan Riset Online Kecil-kecilan
Selain untuk mencari referensi, riset online berguna untuk melihat apakah topik yang diambil tadi sudah ditulis atau belum oleh blogger lain. Saat melakukan riset online ini, saya mengamati 10 besar postingan yang muncul di Google.
Seandainya topik tersebut sudah ditulis, Anda masih bisa menggunakan topik tersebut dengan sudut pandang yang berbeda atau menginformasikan perkembangan terkininya.

7. Tulis postingan
Pastikan bodi tulisan yang Anda buat tidak mempromosikan bisnis Anda. Selain itu, gunakan juga teknik SEO on-page antara lain jumlah kata kunci per paragraf, dan judul gambar. Tujuannya adalah agar postingan tersebut (bila dimuat) teranking baik di mesin pencari. Dengan demikian, peluang limpahan trapik pun semakin besar.
Jangan lupa, buat biodata Anda dibagian bawah tulisan dengan menyertakan link ke blog atau postingan Anda. Ini untuk memberi informasi latar belakang Anda kepada pemilik blog dan pembaca bila tulisan itu dimuat.

8. Review Postingan
Setelah selesai ditulis, review tulisan Anda 2-3 kali. Ini untuk melihat apakah alur penulisan sudah baik dan tidak ada salah ketik.

9. Kirimkan Tulisan
Pengiriman ini dilakukan melalui email. Lakukan secara santun dan beri keterangan singkat mengenai tulisan Anda. Misalnya saja, alasan Anda mengapa memilih topik postingan tersebut.
Setelah pengiriman, biasanya dalam 1-2 hari pemilik blog akan memberitahukan apakah tulisan Anda layak muat atau tidak. Jika layak dimuat, dia juga akan menginformasikan kapan waktu publikasinya.
Bagaimana jika tulisan Anda tersebut ditolak? Bila diberi kesempatan memperbaikinya, perbaiki dengan segera dan kirimkan kembali.
Kalau ditolak lagi, bagaimana? Tidak ada jalan lain, publikasikan saja di blog Anda.

10. Promosikan dan Jawab Komentar Postingan
Setelah dipublikasikan, promosikan tulisan di blog yang Anda miliki dan media sosial (Facebook, Twiter, Google+, dan Lintas Berita). Ini agar tulisan tersebut banyak dibaca orang sehingga peluang limpahan trafik ke blog Anda juga semakin besar.
Jangan lupa, jawab komentar pembaca bila mereka ada yang membutuhkan penjelasan Anda atau mungkin saja ada yang menyanggah apa yang Anda tulis.


Baca juga Postingan saya yang lain :)

Kriteria Komentar Berkualitas

Tidak dapat dipungkiri, memberikan komentar merupakan salah satu cara kita untuk menarik perhatian pengunjung atau pemilik blog agar mereka berkunjung ke blog kita. Sejauh yang saya pahami, berikut kriteria komentar berkualitas yang berpeluang menarik perhatian:
- Menambah poin penting dari postingan
- Menampilkan pandangan yang berbeda (tidak setuju dengan isi postingan)
- Sharing pengalaman pribadi yang relevan dengan topik postingan
- Kontroversi (memancing perdebatan)

Keempat kriteria ini tentunya bergantung dari cara Anda mengungkapkannya. Bila Anda mengungkapkannya dengan tidak sopan dan berlebihan, tentunya keempat kriteria itu gugur. Maka dari itu Anda harus mengerti juga tentang 7 Hal yang Harus Dihindari Saat Berkomentar di Blog Orang Lain

7 Hal yang Harus Dihindari Saat Berkomentar di Blog Orang Lain

Salah satu keunggulan blog adalah adanya fasilitas memberikan komentar. Di luar blog do follow, memberikan komentar di suatu blog merupakan salah satu cara untuk menarik perhatian dari pemilik blog dan blogger lain.
Agar tujuan tersebut gemilang, di bawah ini adalah 7 hal yang harus dihindari saat Anda memberikan komentar di blog lain. Ketujuh hal ini hasil pengamatan dan praktik saya yang mungkin saja bermanfaat bagi Anda.

1. Menggunakan kata kunci pada bagian username
Penggunaan keyword ini biasanya dilakukan oleh para peserta suatu kontes SEO atau blogger yang ingin kata kuncinya tersebut memperoleh posisi bagus di mesin pencari. Seorang blogger sejati tentunya tidak akan melakukan itu. Masih banyak cara elegan dalam melakukan SEO.

2. Menyisipkan link postingan yang diikutkan di suatu kontes
Hal ini tujuannya seperti poin pertama. Biasanya, link ini berupa kata kunci atau URL postingan.

3. Menggunakan URL postingan
Pada prinsipnya, hal ini sama dengan poin 1 dan 2.

4. Memberikan komentar tanpa membaca postingan
Memberikan komentar tanpa membaca postingan akan menghasilkan komentar yang tidak nyambung. Selain membingungkan si pemilik blog, juga membingungkan komentator yang lain.

5. Memberikan komentar yang umum
Biasanya seperti ini:
- Nice post
- Tips yang menarik
- Tips yang bagus
- Terima kasih

6. Meminta dikunjungi balik
Saya juga melakukan hal ini saat pertama-tama ngeblog. Namun, saya sadar bahwa cara ini keliru dan tidak efektif. Ada kalanya pemilik blog yang saya komentari tidak memiliki waktu untuk berkunjung balik karena kesibukannya.
Salah satu contoh komentar jenis ini adalah: “Ditunggu kunjungan baliknya ya”, “Mampir dong ke blog saya”, dan sebagainya.

7. Sombong atau berkata kasar
Mungkin Anda pernah menjumpai komentar seperti ini: “Percuma Anda melakukan itu… atau “Anda salah besar….. Saya bahkan pernah menjumpai komentar kasar seperti ini di blog lain: “***lu, hal ini hanya menguntungkan blog lu!
Jika Anda tidak setuju dengan opini si pemilik blog, hendaknya Anda mengungkapkannya secara santun. Kalaupun Anda ahli di bidangnya, Anda tetap harus secara santun menginformasikannya sehingga Anda menghormati si pemilik blog. Ada baiknya kita ingat filosofi padi: semakin berisi semakin menunduk.

Cara Membangun Jaringan Ngeblog yang Saling Menguntungkan

1. Buat daftar para blogger yang setopik dengan blog Anda
Berapa banyak blogger yang harus ada dalam daftar Anda? Tidak ada aturan bakunya. Bergantung dari selera Anda (semakin banyak semakin baik).
Lalu, bagaimana cara menemukan blogger yang setopik dengan blog Anda? Cara termudah dengan mengetikkan topik blog Anda di Google Blog. Cara lain adalah dengan blogwalking.

2. Perkenalkan diri Anda
Ketika Anda telah membuat daftar para blogger, Anda harus memperkenalkan diri kepada mereka. Gunakan alamat email atau contact form mereka.
Di bawah ini adalah poin-poin ketika Anda memperkenalkan diri:

  • Jangan bertele-tele. Langsung informasikan bahwa Anda menghubungi mereka untuk memperkenalkan diri.
  • Sebutkan bahwa blog Anda (disertai URL-nya) memiliki topik yang sama dengan mereka.
  • Informasikan bahwa Anda menyukai konten blog mereka dan Anda akan melink-nya.

3. Link (trackback) beberapa postingan mereka
Aturan baku dari membangun jaringan adalah memberi sebelum menerima. Jika Anda ingin para blogger tersebut melink ke blog atau postingan Anda, link-lah postingan atau blog mereka terlebih dahulu.
Cara melinknya bisa dengan membuat postingan link atau melink-nya dalam postingan relevan Anda. Jika postingan link Anda tidak terlacak dalam trackback atau pingback mereka, maka yang Anda harus lakukan adalah menginformasikannya via email atau contact form.

4. Sokong mereka
Selain melink konten mereka, Anda juga mesti menyokong mereka dengan cara lain. Berikut contoh-contohnya:

  • Rekomendasikan blog mereka ke teman Anda
  • Rekomendasikan produk atau jasa mereka
  • Wawancarai mereka
  • Kirimkan postingan mereka yang Anda rasa bermanfaat ke situs sosial (facebook, tweeter, Lintas Berita,dan sebagainya)

5. Informasikan Postingan Berkualitas Anda ke mereka
Ketika Anda membuat postingan berkualitas, informasikan postingan tersebut ke mereka melalui email atau contact form. Dalam menghubungi mereka, hindari meminta mereka melink ke tulisan tersebut. Anda cukup menyebutkan bahwa mereka akan menyukai postingan tersebut.

Jika mereka tidak melinknya, Anda jangan putus asa. Teruskan membuat postingan berkualitas dan ulangi cara ke-3 sampai dengan ke-5. Cepat atau lambat mereka akan memback link postingan Anda.
Pada prinsipnya, membangun jaringan ngeblog adalah memberi sebelum menerima. Dengan menerapkan kelima cara di atas, cepat atau lambat Anda akan memperoleh jaringan ngeblog.

Tentukan Prioritas dan Evaluasi Hasilnya

Apa yang kita inginkan bila pengunjung mengunjungi blog kita? Yang namanya keinginan tentunya banyak, kan?
Ini antara lain: membaca lebih dari satu postingan, mengklik iklan yang ada, berlangganan RSS feed, mengklik link afiliasi dan membeli produknya, membeli produk kita, membookmark blog, memberikan komentar, mengirimkan postingan kita ke situs sosial dan situs bookmark, dan sebagainya.
Tak heran, untuk mencapai keinginan itu kita biasanya melakukan hal ini:

  • Menempatkan iklan sebanyak mungkin agar pengunjung mengkliknya
  • Menaruh banner dan link afiliasi sebanyak mungkin dengan harapan banyak yang bergabung
  • Memenuhi sidebar dengan link postingan
  • Memasang emoticons
  • Meletakkan banner sponsor dan CPM di banyak tempat.

Sayangnya, sangat sulit mendesain blog untuk mencapai semua keinginan tersebut. Alih-alih mendapatkan hasil yang memuaskan, tampilan blog menjadi sesak (crowded) dan mungkin membuat bingung pembaca.
Lalu, apa solusinya?

Menurut saya, solusinya adalah 2 hal berikut:
1. Tentukan prioritas
Prioritaskan apa yang Anda inginkan dari pengunjung. Bila Anda punya 10 keinginan, maka prioritaskan saja 3 hal misalnya:

  • Pengunjung membaca lebih dari satu tulisan
  • Pengunjung berlangganan RSS feed
  • Pengunjung mengkilik iklan

Setelah itu, desain blog Anda berdasarkan ketiga prioritas tersebut. Kesampingkan dulu keinginan Anda yang lain.
Kuncinya adalah semakin sedikit yang Anda inginkan dari pengunjung, peluang pengunjung melakukan apa yang Anda inginkan tersebut semakin besar.

2. Evaluasi hasilnya
Evaluasi ketiga prioritas itu dengan melihat antara lain indikator hasil yang diperoleh dan waktu loading. Waktu evaluasi ini bergantung kepada Anda, bisa sehari, seminggu, dua minggu, dan bahkan satu bulan.
Jika misalnya iklan yang ditampilkan memberatkan waktu loading dan hasilnya kurang memuaskan, ada baiknya Anda mencopot iklan tersebut.

Cara Membuat Postingan yang Disukai Pembaca dan Dicintai Google

Di bawah ini adalah 2 tips praktisnya yang mudah-mudahan bermanfaat bagi Anda.

1. Menulislah untuk pembaca
Mengapa ada pembombardiran kata kunci di paragraf pertama? Ini karena adanya saran yang menyebutkan bahwa penyisipan kata kunci di 100 kata pertama akan berpengaruh baik terhadap posisi postingan di mesin pencari.
Saran ini ada benarnya. Sejumlah postingan yang saya buat dengan mengikuti saran ini berhasil menempati 10 besar di Google untuk kata kunci yang dibidik. Hal yang sama mungkin juga pernah Anda alami.
Namun, kelemahan postingan ini adalah mengabaikan kenyamanan pembaca.Selain itu, pembaca yang memahami SEO akan sangat mudah mengidentifikasi adanya pengulangan kata kunci sehingga besar kemungkinan ia tidak menyukai postingan seperti itu.
Menurut saya, solusi tepat untuk mengatasi masalah ini adalah :
  • Menulislah untuk pembaca (writing for people first). Menulislah secara natural dan memberikan manfaat bagi pembaca tanpa harus membombardir kata kunci.
  • Buat postingan yang terstruktur baik sehingga pembaca nyaman. Bagi Anda yang ingin tahu tipsnya, silakan simak 11 Tips Agar Postingan Mudah Dibaca

2. Gunakan Plugin All in One SEO Pack
Setelah menulis postingan yang tujuan pertamanya untuk pembaca, saatnya “mempercantik ostingan tersebut agar dicintai Google. Bagi Anda yang menggunakan wordpress.org, Anda bisa menggunakan plugin All in One SEO Pack.
Dengan menggunakan plugin ini, Anda bisa menambahkan deskripsi sebanyak 160 karakter, kata kunci, dan judul yang mengandung kata kunci. Asyiknya, walaupun diulang-ulang, kata kunci ini tidak akan muncul di postingan (tidak mengganggu pembaca) dan tentunya dibaca Google.

Wednesday, 4 December 2013

17 Jenis Postingan Blog

1. Tutorial (How to)
Postingan jenis ini memaparkan bagaimana cara melakukan atau membuat sesuatu. Akan lebih baik jika tutorial ini merupakan hasil pengalaman Anda (jangan copy paste tutorial orang lain), sehingga tulisan Anda unik.
Contoh tulisan saya yang termasuk tutorial:  Cara Mengatasi Permasalahan Pada Mouse

2. Pencapaian Pribadi
Jenis postingan ini menceritakan kesuksesan Anda dan bagaimana cara Anda mencapainya. Mungkin Anda ragu untuk menuliskan jenis postingan ini karena khawatir dianggap narsis (melebih-lebihkan diri sendiri).
Hemat saya, stop berasumsi seperti ini. Tuliskan sekecil apapun pencapaian Anda itu dan bagaimana cara Anda mencapainya. Sepanjang gaya penulisannya sopan, saya yakin orang lain akan suka membacanya.
Misalnya saja, Blog Anda memperoleh nilai Alexa 90 ribu dalam waktu dua bulan.
Anda bisa menulis judulnya seperti ini: Bagaimana Cara Saya Mencapai Nilai Alexa 90 Ribu Dalam Dua Bulan. Atau, bisa juga seperti ini: 5 Cara Jitu yang Saya Gunakan untuk Mencapai Nilai Alexa 90 ribu dalam dua bulan.

3. Review (Ulasan)
Jenis postingan ini megulas seluruh aspek suatu produk atau layanan dan terbagi menjadi dua macam yaitu review dibayar dan review pribadi. Di luar review berbayar, review pribadi merupakan hal yag relatif mudah dilakukan.
Anda bisa mereview blog teman Anda (baik positif atau negatif), review lagu-lagu dari band favorit Anda, review film terbaru, dan sebagainya.

4. Postingan Daftar
Postingan jenis ini mendaftar (menyenaraikan) beberapa hal penting dari suatu topik. Jenis postingan ini merupakan salah satu jenis postingan yang banyak dibuat oleh para blogger.
Bagi Anda yang telah beberapa kali berkunjung ke sini, tentunya Anda sudah tidak asing lagi dengan jenis postingan ini karena saya sudah banyak membuatnya. Contohnya, 20 Situs Untuk Melipatgandakan Penghasilan Online

5. Wawancara
Postingan jenis ini menampilkan hasil wawancara dengan orang-orang terkenal atau bisa juga para sahabat. Selain untuk mempererat persahabatan dan networking, wawancara juga untuk memperoleh opini seseorang yang dipandang mumpuni di bidangnya.

6. Profil
Jenis postingan ini menampilkan lebih detail mengenai latar belakang, pendidikan, kesuksesan, atau aktivitas seseorang yang terkenal. Misalnya, saat dulu merebak kasus cinta segitiga, banyak blog yang menampilkan profil Rani Juliani.

7. Postingan Link
Ini berupa postingan yang membahas singkat atau menampilkan semua poin-poin penting (tanpa pembahasan) suatu topik yang diambil dari tulisan blog lain. Misalnya, Blog A menulis 10 Cara Jitu Meningkatkan Pelanggan RSS.

Karena Anda menganggap tulisan ini penting, Anda bisa membuat postingan link dengan judul yang berbeda, antara lain:
- Dan lain-lain.

Dalam postingan yang dibuat, Anda harus menampilkan secara singkat 10 poin tersebut, me-link ke sumber postingan, dan menghimbau pembaca untuk mengunjungi sumber postingan tersebut untuk mengetahui penjelasan lebih dalamnya.

8. Postingan Problem
Jika Anda memiliki problem dengan suatu produk atau layanan, Anda bisa dengan mudah membuat postingan jenis ini. Akan lebih baik jika postingan ini disertai solusinya sehingga pembaca tidak mengalami hal jelek yang dialami Anda dengan produk atau layanan itu. Contohnya : Cara Mengatasi Permasalahan Pada Keyboard

9. Opini
Postingan ini bisa berupa kesetujuan atau ketidaksetujuan (kritik) Anda terhadap suatu topik. Yang perlu diperhatikan, Anda harus siap mental dengan komentar negatif terhadap opini Anda tersebut. Tidak semua orang sependapat dengan Anda.

10. Inspirasi
Jenis ini berisi kisah-kisah inspirasi dan motivasi, baik dari pengalaman Anda maupun dari diri orang lain. 

11. Prediksi
Jenis postingan ini memprediksi apa saja yang akan terjadi di waktu mendatang. Anda bisa secara bebas memprediksinya.

12. Perbandingan
Postingan ini membandingkan kelebihan dan kekurangan dari dua produk atau layanan sejenis. Kunci utama dari jenis postingan ini adalah Anda harus mengenal betul produk-produk tersebut. Misalnya, Produk A vs Produk B.

13. Hipotesis
Jenis postingan ini umumnya menyenangkan dan bisa dibilang datang dari ide gila. Selain itu, pembaca juga bebas berkomentar. Umumnya jenis postingan ini diawali dengan kata “Bagaimana Jika…”.

14. Projek
Postingan jenis ini menceritakan projek-projek apa yang sedang Anda lakukan. Misalnya, Anda memiliki projek membuat antivirus baru. Anda bisa membuat postingan yang menceritakan projek tersebut dari latar belakang sampai kondisi terakhir saat Anda menulis postingan tersebut.

15. Informasi dan Definisi
Informasi bisa berupa berita terkini atau berita unik dari seluruh penjuru negeri. Sementara itu, definisi adalah penjelasan secara gamblang sebuah topik. Wikipedia adalah situs yang populer dengan jenis postingan definisi.

16. Poling atau Diskusi
Jenis postingan ini meminta pendapat pembaca Anda mengenai topik-topik di luar blog Anda maupun blog Anda sendiri.

17. Kumpulan Postingan (Roundups posts)
Sesuai namanya, jenis postingan adalah kumpulan beberapa postingan terbaik Anda selama kurun waktu tertentu. Sebagai contoh, Anda bisa membuatnya secara bulanan, tiga bulanan, enam bulanan, atau satu tahunan.
Biasanya postingan ini berupa daftar judul postingan Anda beserta deskripsi singkatnya. Selain akan menarik minat pengunjung baru, jenis postingan ini juga merupakan strategi membuat internal link yang bagus. Contohnya: Kumpulan Tips dan Trik yang Harus Anda Ketahui