This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Monday, 4 June 2012

Astronom Lakukan Misi untuk Temukan Lunar Modul Apollo 10

 
 
Misi Apollo 10 diluncurkan pada 18 Mei 1968. Misi Apollo 10 sukses mengorbit Bulan dan melakukan prosedur docking. Lunar modul yang dibawa oleh misi tersebut yang disebut dengan Snoopy, dikirim untuk mengorbit di sekitar matahari.

Setelah 42 tahun, dipercaya bahwa modul tersebut berada pada orbit heliosentrik dan saat ini tim astronom dari Inggris dibantu oleh astronom dari negara lainnya bekerja sama untuk menemukannya.

Inisiatif untuk mencarinya datang dari astronom Inggris Nick Howes. Setelah berkonsultasi dengan NASA's Jet Propulsion Laboratory dan beberapa ahli lainnya, Howes mengumpulkan beberapa tim dari Faulkes telescope, Space Exploration Engineering Corp, astronom dari observatorium Remanzacco di Italia, dan beberapa sekolah di Inggris untuk berkerja sama.

Dikutip dari universetoday.com, Rabu (16/05/2012), Masalah yang dihadapi adalah kurangnya data orbit yang pasti sejak tahun 1969," kata Howes. Kita telah meminta bantuan Space Exploration Engineering Corp untuk membantu kita menemukan koordinatnya. Area pencarian dalam rentang 135 juta km merupakan tantangan besar yang harus dihadapi. "Dalam pencarian ini mungkin juga secara tidak sengaja akan ditemukan komet atau asteroid baru yang belum pernah dilihat, dan ini merupakan satu nilai tambah," tambah Howes.

Pengertian Astronomi

Astronomi ialah cabang ilmu alam yang melibatkan pengamatan benda-benda langit (seperti halnya bintang, planet, komet, nebula, gugus bintang, atau galaksi) serta fenomena-fenomena alam yang terjadi di luar atmosfer Bumi (misalnya radiasi latar belakang kosmik (radiasi CMB)). Ilmu ini secara pokok mempelajari pelbagai sisi dari benda-benda langit - seperti asal-usul, sifat fisika/kimia, meteorologi, dan gerak - dan bagaimana pengetahuan akan benda-benda tersebut menjelaskan pembentukan dan perkembangan alam semesta.

Astronomi sebagai ilmu adalah salah satu yang tertua, sebagaimana diketahui dari artifak-artifak astronomis yang berasal dari era prasejarah; misalnya monumen-monumen dari Mesir dan Nubia, atau Stonehenge yang berasal dari Britania. Orang-orang dari peradaban-peradaban awal semacam Babilonia, Yunani, Cina, India, dan Maya juga didapati telah melakukan pengamatan yang metodologis atas langit malam. Akan tetapi meskipun memiliki sejarah yang panjang, astronomi baru dapat berkembang menjadi cabang ilmu pengetahuan modern melalui penemuan teleskop.

Cukup banyak cabang-cabang ilmu yang pernah turut disertakan sebagai bagian dari astronomi, dan apabila diperhatikan, sifat cabang-cabang ini sangat beragam: dari astrometri, pelayaran berbasis angkasa, astronomi observasional, sampai dengan penyusunan kalender dan astrologi. Meski demikian, dewasa ini astronomi profesional dianggap identik dengan astrofisika.

Pada abad ke-20, astronomi profesional terbagi menjadi dua cabang: astronomi observasional dan astronomi teoretis. Yang pertama melibatkan pengumpulan data dari pengamatan atas benda-benda langit, yang kemudian akan dianalisis menggunakan prinsip-prinsip dasar fisika. Yang kedua terpusat pada upaya pengembangan model-model komputer/analitis guna menjelaskan sifat-sifat benda-benda langit serta fenomena-fenomena alam lainnya. Adapun kedua cabang ini bersifat komplementer - astronomi teoretis berusaha untuk menerangkan hasil-hasil pengamatan astronomi observasional, dan astronomi observasional kemudian akan mencoba untuk membuktikan kesimpulan yang dibuat oleh astronomi teoretis.

Astronom-astronom amatir telah dan terus berperan penting dalam banyak penemuan-penemuan astronomis, menjadikan astronomi salah satu dari hanya sedikit ilmu pengetahuan di mana tenaga amatir masih memegang peran aktif, terutama pada penemuan dan pengamatan fenomena-fenomena sementara.
Astronomi harus dibedakan dari astrologi, yang merupakan kepercayaan bahwa nasib dan urusan manusia berhubungan dengan letak benda-benda langit seperti bintang atau rasinya. Memang betul bahwa dua bidang ini memiliki asal-usul yang sama, namun pada saat ini keduanya sangat berbeda.